Wanita Saling Jambak, Fenomena Atau Trend? - Wartawanita.com

Wanita Saling Jambak, Fenomena Atau Trend?

Wanita Saling Jambak, Fenomena Atau Trend? - Wartawanita.comWartawanita.com – Baru-baru ini ramai dengan beredarnya berita dan video dua orang wanita berkelahi di dalam gerbong KRL khusus wanita. Penyebab dari terjadinya perkelahian ala wanita ini sebetulnya sepele hanya memperebutkan tempat duduk saja. Tapi ternyata bagi wanita hal sepele ini dapat menjadi sumber terjadinya saling jambak  tanpa ada rasa malu atau sungkan lagi. Apakah ini fenomena atau trend bergesernya sifat-sifat dasar seorang wanita yaitu lemah lembut dan keibuan ?

Menurut pandangan Yeni Dewi Siagian, Psikolog dari Butterfly Consulting Indonesia pada dasarnya wanita dan pria sama-sama mempunyai sifat agresif yaitu dapat bersikap atau berbuat kasar alias beringasan juga. Sifat dasar inilah yang dapat membuat wanita dapat bersikap agresif baik secara Verbal (Perkataan) maupun Non Verbal (perilaku). Sifat agresif pada wanita biasanya akan muncul ketika wanita sedang mengalami stress atau kehilangan pengendalian dirinya.

(Baca juga: 5 Tanda Anda Tidak Cinta Diri Sendiri)

Walaupun memiliki kadar agresivitas yang sama, pria cenderung lebih mudah untuk mengekspresikan kekasarannya daripada wanita. Ini disebabkan karena stereotipe yang dibangun masyarakat Indonesia bahwa sudah pada dasarnya laki-laki itu kasar, sedang wanita lemah lembut. Sehingga akan terlihat aneh apabila ada wanita yang menunjukkan kekasarannya didepan orang lain terutama di depan laki-laki, atau melihat pria yang tampil lemah lembut di depan orang lain, apalagi di depan wanita.

Jika disambungkan dengan kasus yang terjadi di KRL tersebut terlihat bahwa perilaku agresif  pada wanita ini langsung diekspresikan ke orang lain. Ada kemungkinan wanita tersebut sedang dalam kondisi stress dalam pekerjaanya sehingga karakter agresif atau kasarnya membuatnya untuk tidak harus tampil secara feminin di hadapan wanita lainnya. Wanita dengan kondisi seperti ini menganggap dapat mengekspresikan sifat kasarnya tanpa takut untuk dianggap mempermalukan dirinya karena dilakukan di depan sesama wanita juga.

Kasus-kasus seperti diatas tadi ternyata memang bukan hanya sekali atau dua kali ini saja terjadi. Para pengguna transportasi umum juga tidak dapat dipilah-pilah karena para pengguna transportasi umum ini dari berbagai kalangan. Ada penumpang yang terdidik dan terinformasi dengan baik dan ada yang tidak. Kepekaan para pengguna transportasi sangat diharapkan, misalkan tempat khusus untuk orang jompo, sakit dan hamil hendaknya memang ditempati dengan semestinya.

Kode unik: W#Psikologi73

LADIES MUST READ

Tags:
0 shares
                            173 Views