Wanita di Negara-Negara Ini Terancam Hilang Pekerjaan Karena Robot - Wartawanita.com

Wanita di Negara-Negara Ini Terancam Hilang Pekerjaan Karena Robot

Wartawanita.com – Ketika robot pada akhirnya mengambil alih dunia, wanita perlu waspada karena itulah saat dimana mereka terancam hilang pekerjaan. Setidaknya itu menurut sebuah studi baru dari Website Builder Expert (WBE), yang melihat bagaimana robot akan mempengaruhi perbedaan gender.

WBE menemukan bahwa di 80 persen dari 33 negara OECD (Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi) dalam penelitian, laki-laki lebih berisiko kehilangan pekerjaan mereka karena kehadiran robot daripada perempuan.

Studi yang dikutip dari Indy100 ini juga mengungkapkan negara-negara dengan probabilitas tertinggi kehilangan pekerjaan sebagai hasil otomatisasi baik untuk pria dan wanita.

Sepuluh negara teratas: Probabilitas otomatisasi wanita (persen)

1. Jepang 63.056

2. Chile 55,726

3. Turki 55,584

4. Meksiko 55.277

5. Slovakia 52.699

6. Republik Korea 52.692

7. Republik Ceko 51.851

8. Hongaria 51,762

9. Italia 51.757

10. Jerman 51.217

10 negara teratas: Probabilitas otomatisasi pria (persen)

1. Jepang 65.257

2. Meksiko 58.611

3. Chili 57,602

4. Turki 57,004

5. Republik Korea 56,69

6. Slovakia 56.395

7. Hungaria 54,402

8. Latvia 53.172

9. Polandia 52,528

10. Italia 52,495

Alex English, yang memimpin penelitian untuk WBE, mengatakan kepada indy100:

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melihat begitu banyak perkembangan dalam AI – robot yang tidak hanya terlihat seperti manusia hidup tetapi dapat memberikan kita uang untuk bermain catur, mengoperasikan mobil – bahkan melakukan pekerjaan untuk kita.

Tapi kami ingin tahu dalam kenyataan, pekerjaan mana yang sebenarnya terancam, kapan kita akan mulai melihat perubahan terjadi dan bagaimana hal itu berdampak pada pria dan wanita?

Data menunjukkan bahwa peran laki-laki dan perempuan terancaman tetapi dengan cara yang berbeda di berbagai negara.

Satu-satunya hasil yang sama adalah Jepang yang menempati urutan teratas untuk otomatisasi pekerjaan laki-laki dan perempuan, ini terlepas dari fakta bahwa Jepang telah berinvestasi secara signifikan lebih sedikit di AI daripada Amerika Serikat dan China. ” (Jelita)

Tags:
0 shares
                            55 Views