Wah, Kawasan Seribu Rumah Gadang Dijadikan Cagar Budaya - Wartawanita.com

Wah, Kawasan Seribu Rumah Gadang Dijadikan Cagar Budaya

Wartawanita.com – Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat, Muzni Zakaria, mengungkapkan bahwa penetapan kawasan seribu rumah  gadang sebagai cagar budaya merupakan sebuah tahapan pelestarian serta pengembangan daerah itu menjadi destinasi wisata kampung adat.

“Penetapan cagar budaya ini memang sudah lama kami tunggu-tunggu dari dulu. Ini upaya dalam melestarikan dan mengembangkan potensi rumah gadang agar bermanfaat secara ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya di Padang Aro beberapa waktu lalu.

Wah, Kawasan Seribu Rumah Gadang Dijadikan Cagar Budaya - Wartawanita.comPemerintah Kabupaten Solok Selatan siap bekerja sama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Batusangkar untuk mempercepat terwujudnya penetapan kawasan rumah gadang yang terletak di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu sebagai cagar budaya. Langkah nyata lainnya adalah pemerintah setempat tidak segan-segan dalam rangka mengembangkan kawasan dengan ratusan rumah gadang yang beragam corak itu dengan mengundang arsitek nasional Yori Antar dan sutradara serta produsen film Jay Subyakto.

“Mereka berdua sengaja kami undang ke Solok Selatan agar bisa memberikan sumbangan pikiran dalam mengembangkan kawasan seribu rumah gadang,” ujarnya.

Yori Antar dan Jay Subiakto saat berada di Solok Selatan selama beberapa hari tersebut memberikan ide dalam mengembangkan kawasan seribu rumah gadang. “Kami juga siap menerima masukan-masukan dan bimbingan untuk pengembangan kawasan seribu rumah gadang ke depan dari Yori Antar dan kawan kawan maupun dari Balai Pelestarian Cagar Budaya,” tambahnya.

Sementara Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau, Nurmatias, menyebutkan bahwa kawasan seribu rumah gadang ini memiliki rumah adat Minangkabau yang paling variatif dibanding daerah lain. “Ini merupakan aset yang harus di jaga kelestariannya dengan cara mengembangkannya menjadi daerah tujuan wisata,” lanjutnya.

Wah, Kawasan Seribu Rumah Gadang Dijadikan Cagar Budaya - Wartawanita.comYori Antar mengakui bahwa dirinya menemui keindahan dan keunikan yang luar biasa ketika berkunjung ke kawasan seribu rumah gadang. Kawasan seribu rumah gadang sudah siap menjadi desa wisata, apalagi telah muncul homestay yang memanfaatkan rumah gadang. Setidaknya di kawasan tersebut telah ada sepuluh homestay yang bersih dan tersedia pangan lokal.

Yori mengaku siap membantu dalam mengemas kawasan seribu rumah gadang sebagai destinasi wisata kampung adat, tapi bukan berbentuk proyek, melainkan mesti bekerja sama dengan masyarakat. “Kita telah membangun rumah-rumah adat di 15 daerah di Indonesia, termasuk di Nias dan juga Sumpur (Sumbar). Semuanya dibangun dengan bergotong royong dengan masyarakat,” terangnya.

Dalam kawasan seribu rumah gadang terdapat terdapat 113 rumah gadang, dua masjid dan satu mushala serta satu kuburan Syekh Maulana Ibrahim yang direncanakan masuk dalam cagar budaya yang berada di lahan selias 26 hektare.

Tags:
0 shares
                            274 Views