Smiling Democracy versi Tantiarini Hidayati, GM Novotel Batam - wartawanita.com

Smiling Democracy versi Tantiarini Hidayati, GM Novotel Batam

wartawanita.com – Senyum merupakan “currency” terpenting dalam menjalankan bisnis hospitality, termasuk perhotelan. General Manager Novotel Batam Tantiarini Hidayati percaya betul hal ini, sekaligus menerapkannya di tempat ia bekerja. Bagi Tanti, sapaan ibu lima anak ini, senyum – tentu saja yang tulus – tidak hanya harus diberikan kepada pelanggan. Tapi juga kepada karyawan yang dipimpinnya sejak November tahun lalu.

Smiling Democracy versi Tantiarini Hidayati, GM Novotel Batam - wartawanita.comSelain senyum, gaya kepemimpinan yang dianut lulusan Scottish Hotel School – Strathclyde University ini adalah demokratis.

Tanti senantiasa membuka ruang bagi siapa saja untuk menyampaikan pendapat dan berkontribusi demi kemajuan bisnis. Karena, bagi Tanti, karyawan akan menghargai pemimpinnya jika selalu bijaksana dalam menentukan setiap kebijakan. Dan sebagai GM, Tanti tentunya tidak hanya memfokus  diri di sektor Sales dan Marketing.

“Saat baru bertugas di Novotel Batam, banyak pekerjaan rumah yang harus saya selesaikan. Mengingat hotel ini telah berdiri selama 20 tahun, tentunya membutuhkan peremajaan secara fisik. Selain itu, mayoritas karyawan Novotel Batam juga telah bekerja di sini lebih dari 10 tahun, harus ada pendekatan khusus agar semangat kerja mereka tetap terjaga,” tutur Tanti.

Bukan tugas yang ringan, memang. Apalagi jika mengingat Tanti merupakan GM wanita pertama yang ditempatkan di Novotel Batam. Karakter orang Sumatera yang harus dihadapi Tanti juga relatif berbeda dengan di Pulau Jawa dan Bali, tempat ia bertugas sebelumnya. Namun dengan jurus “Smiling Democracy”, perlahan dan pasti Tanti mampu menemukan solusi tantangan yang dihadapi. Indikasinya adalah terciptanya suasana suasana kerja yang bergairah dan pada gilirannya akan berperngaruh pada tingkat hunian hotel.

Perjalanan Karir

Tanti mulai meniti karirnya di bidang Perhotelan setelah mengambil Program S2  jurusan Marketing Hotel di Scottish Hotel School – Strathclyde University. Setelah lulus, Tanti bekerja di Hotel Le Meridien Jakarta di Bagian Marketing selama lima tahun  dari 1995, dengan posisi terakhir sebagai Director of Sales. Setelah “melanglang buana” di sejumlah korporat, Tanti akhirnya berlabuh  di Accor group pada tahun 2004, awalnya sebagai Director of Sales and Marketing yang bertanggungjawab untuk operasional S&M dua hotel di bawah management Accor yaitu Hotel Mercure Ancol dan Raddin Ancol.

Setelah mengikuti seleksi dan lolos di Program NMT (National Management Trainee), Tanti menempati posisi sebagai Execiutive Assistant Manager  Novotel Yogyakarta selama kurang lebih 1,5 tahun dan sekitar setahun di Mercure Simatupang. Pada saat berada di posisi EAM, Tanti mendapat kesempatan untuk mengikuti program IHMP (International Management Hospitality Program) selama 2,5 tahun, termasuk belajar secara intensif  selama empat pekan di Bangkok. Lulus  IHMP, Tanti mendapat kepercayaan untuk menangani  hotel baru, Ibis Styles Bali Kuta Legian sebagai GM sampai dengan akhir Oktober 2016.

Smiling Democracy versi Tantiarini Hidayati, GM Novotel Batam - wartawanita.comGM stands for Great Mother, as well.

Kesibukan yang luar biasa sebagai pucuk pimpinan di Novotel Batam, ternyata tidak menghapus “DNA” Tanti sebagai seorang ibu. Setiap paginya, Tanti masih bisa mengantar putri bungsunya yang masih duduk di kelas 3 bangku sekolah dasar. Tuntutan karir yang memaksa Tanti harus berpindah tempat tinggal, membuat keluarga mereka tidak memiliki “rumah induk” untuk berkumpul. Anak-anak Tanti ada yang tinggal di Bekasi, Batam, Yogyakarta dan di Bali. Namun hal ini samasekali tidak menjadi kendala. Karena, menurut Tanti, secara berkala mereka selalu menyediakan waktu untuk berkumpul.

“Tidak mesti weekend, kok. Yang penting kualitasnya,” ujar Tanti, yang juga menjadi leader di Women at Accor Generation, wadah komunikasi internal group Accor bagi karyawan wanita untuk kawasan Sumatera.

Bentuk kecintaan lain Tanti terhadap keluarga adalah dengan mencanangkan rencana masa depan yang akan membuat “everybody happy”. Kelak, Tanti punya rencana untuk mendirikan konsultan bisnis hosiptality sendiri. Selain itu ia juga memiliki misi pribadi untuk menyebarluaskan konsep ekonomi kerakyatan yang dicetuskan sang ayah, almarhum Prof. Dr. Mubyarto.

Smiling Democracy versi Tantiarini Hidayati, GM Novotel Batam - wartawanita.com“Cita-cita saya adalah berbagi pengetahuan kepada hotel-hotel kecil di daerah yang saat ini banyak mengalami kesulitan dalam mengoperasikan hotelnya di tengah kerasnya persaingan. Hotel kecil memiliki ciri khas daerah yang patut ditonjolkan, namun kadang mereka tidak memiliki banyak ide ataupun kesempatan untuk bersaing, karena tidak memiliki modal dalam bidang training untuk memaksimalkan produktivitas kerja para karyawannya,” papar Tanti.

Dalam beberapa kesempatan, Tanti juga kerap diundang sebagai pembicara di sejumlah seminar yang berkaitan dengan pariwisata. Menurut Tanti, jika kita ingin menjadi hotelier yang baik, resepnya boleh dibilang sederhana.

“Seorang Hotelier harus memiliki sifat Stay Humble. Selain itu tamu hotel juga harus selalu kita pelajari sifat-sifatnya karena mereka adalah tamu yang menggaji kita dan kita tetaplah “Pelayan Professional” yang memberikan jaminan kepuasan selama tamu tinggal di hotel. Dan selama kita bekerja dengan baik dan sepenuh hati, manager pasti akan melihatnya dan pada gilirannya akan membuka peluang untuk menapaki karir yang lebih cemerlang.”

Kerja keras dan selalu memberikan yang terbaik  telah membawa wanita kelahiran 17 Juni 1968 ini ke puncak karir di dunia perhotelan. Namun jurus ini sepertinya tidak akan bermakna jika dilakoni tanpa senyuman dan rendah hati. Bukan begitu?

 kode unik: W#personal23

Tags:
0 shares
                            265 Views