Sejarah Hari Wanita Internasional - wartawanita.com

Sejarah Hari Wanita Internasional

Wartawanita.com – Setiap tanggal 8 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Wanita Sedunia. Gagasan tentang perayaan ini dikemukakan untuk pertama kalinya pada saat memasuki abad ke-20 di tengah-tengah gelombang industrialisasi dan ekspansi ekonomi yang menyebabkan timbulnya protes-protes mengenai kondisi kerja. Di tanah air perayaan  International Women’s Day ini ditandai dengan sejumlah kegiatan di bidang sosial, membagikan bunga dan juga diwarnai dengan sejumlah unjuk rasa buruh perempuan di Jakarta, Bandung dan beberapa kota besar lain di Indonesia. Bagaimana cerita sejarah hari wanita internasional tersebut

Sejarah Hari Wanita Internasional - wartawanita.comMenurut sejarah, pada 1917 dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang yang mengakibatkan perempuan Rusia turun kejalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan “Roti dan Perdamaian”. Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi aksi tersebut tetap dilakukan agar Czar (raja) di Rusia saat itu turun tahta dan pemerintahan sementara mengakui hak perempuan untuk ikut serta dalam pemilu.

Pada tahun 1977, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai perayaan tahunan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memperjuangkan hak perempuan dan mewujudkan perdamaian dunia. Selain itu, perayaan ini juga untuk memperingati peristiwa kebakaran Pabrik Triangle Shirtwaist di New York pada tahun 1911 yang menewaskan 140 orang perempuan kehilangan nyawanya.

Sebuah cerita yang beredar di lingkaran internal para kolomnis Perancis, bahwa ada seorang perempuan dari buruh pabrik tekstil melakukan demonstrasi pada 8 Maret 1857 di New York. Demonstrasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melawan penindasan dan gaji buruh yang rendah, tetapi demonstrasi tersebut dibubarkan secara paksa oleh pihak kepolisian. Pada tanggal 8 Maret 1907, Hari Perempuan Internasional diresmikan sebagai peringatan terhadap kasus yang terjadi 50 tahun yang lalu.

Temma Kaplan berpendapat, “peristiwa tersebut tidak pernah terjadi, tetapi banyak orang Eropa yang percaya bahwa tanggal 8 Maret 1907 merupakan awal dari terbentuknya Hari Perempuan Internasional.”

Hari bersejarah itu jatuh pada tanggal 23 Februari di Kalender Julian yang digunakan di Rusia atau tanggal 8 Maret menurut kalender Gregorian atau kalender masehi.

Hari Wanita Sedunia sebelumnya sempat tidak diperingati selama beberapa tahun, namun dengan bangkitnya feminisme pada tahun 1960-an, perayaan ini dirayakan kembali sampai akhirnya pada tahun 1975, PBB mulai mensponsori Hari Wanita Sedunia sebagai perayaan Internasional yang ditujukan untuk seluruh wanita di dunia.

Happy International Women’s Day.

Kode unik: W#headline30

LADIES MUST READ

Tags:
0 shares
                            216 Views