Mitos VS Fakta Seputar Hamil 7 Bulan, Wanita Harus Perduli Ya - Wartawanita.com

Mitos VS Fakta Seputar Hamil 7 Bulan, Wanita Harus Perduli Ya

Wartawanita.com – Kehamilan adalah sebuah anugrah terindah yang dialami oleh seorang wanita. Kehamilan merupakan suatu proses alami yang harus dijalankan oleh seorang wanita selama lebih kurang 9 bulan. Selama itulah makajabang bayi yang berada pada rahim ibunya haruslah mendapatkan asupan gizi yang cukup. Usia kehamilan 7 bulan merupakan angka yang dinanti karena seorang ibu sudah resmi memasuki trimester terakhir dan semua organ vital janin sudah terbentuk. Berbicara tentang 7 bulan, memang ada beberapa suku di Indonesia yang melakukan upacara adat untuk menyambut usia kehamilan tersebut.

Tetapi, terkadang ritual upacara adat yang dilakukan ini tidak semuanya masuk akal, ini dia antara mitos dan fakta tentang upacara 7 bulanan ini, yaitu :

Mitos VS Fakta Seputar Hamil 7 Bulan, Wanita Harus Perduli Ya - Wartawanita.comMitos : 7 Bulan ‘pamali’  Membeli Perlengkapan Calon Bayi

Dikatakan mitos karena hal ini tanpa dasar yang rasional. Kemungkinan memang jaman dahulu para wanita masih kesulitan untuk mendapatkan akses USG atau alat medis lain sehingga masih sulit untuk mengetahui dengan pasti jenis kelamin bayi. Faktanya adalah jaman sekarang tidak masalah untuk membelikan perlengkapan bayi sedari awal bahkan sejak mulai kehamilan. Belilah beberapa perlengkapan bayi dengan warna yang netral dan model yang klasik karena bisa jadi dapat diturunkan untuk adik-adiknya nanti.

Mitos VS Fakta Seputar Hamil 7 Bulan, Wanita Harus Perduli Ya - Wartawanita.comFakta : 7 Bulan Waktu Tepat untuk Melakukan USG 4D

Ultrasonografi memiliki beberapa tipe, yaitu 2D, 3D dan 4D. USG 2D menampilkan dimensi panjang dan lebar, 3D menambah dimensi ketebalan (depth), sementara 4D merekam gambaran janin dengan visualisasi bagian tubuh yang lebih jelas dan lebih representatif dibandingkan pemeriksaan USG 2D dan 3D.

Mitos VS Fakta Seputar Hamil 7 Bulan, Wanita Harus Perduli Ya - Wartawanita.comMitos / Fakta : 7 Bulan Harus Sering Ngepel

Kegiatan ini dapat dilakukan tetapi dengan memperhatikan bagaimana posisi bayi. Apabila posisi bayi belum berbalik (kepala masih diatas) maka calon ibu harus banyak melakukan gerakan menungging. Salah satu posisi menungging dapat diperoleh melalui kegiatan ngepel. Adapun cara ngepel  yang dapat dilakukan adalah dengan posisi bokong lebih tinggi dari kepala.  Tetapi jaman sekarang jika wanita hamil merasa lelah untuk mengepel ada cara lain untuk melakukan posisi ini yaitu dengan yoga.

Gerakan yoga yang dilakukan adalah ‘downward’ yang berguna untuk membantu kepala bayi berbalik. Manakala kepala bayi sudah berbalik dan memasuki jalan lahir, janganlah menungging lagi. Lebih baik berjengkok dengan lutut dan kaki terbuka lebar, untuk itu mengepel boleh dilakukan dengan posisi jongkok. Ngepel merupakan gerakan aktif seperti olahraga sehingga sangat baik untuk wanita karena dapat membantu tubuh memompa oksigen segar dalam darah ke seluruh tubuhtermasuk ke janin, dan melatih paru-paru yang akan membantu proses persalinan normal.

Mitos VS Fakta Seputar Hamil 7 Bulan, Wanita Harus Perduli Ya - Wartawanita.comMitos : 7 Bulan Harus Rajin Minum Minyak Kletik Agar Persalinan Lancar

Minyak kelapa memiliki konotasi licin, namun saluran pencernaan dan persalinan adalah dua hal yang berbeda. Jadi secara logika tidak ada pengaruh minyak kelapa dapat memperlancar persalinan. Minyak kelapa mengandung kalori tinggi, sehingga justru sebaiknya dihindari.

Mitos VS Fakta Seputar Hamil 7 Bulan, Wanita Harus Perduli Ya - Wartawanita.comMitos : 7 Bulan Pantang Melakukan Hubungan Seks Karena Dapat Memicu Persalinan Prematur

Hormon prostaglandin yang ada di cairan semen (sperma), dapat menimbulkan kontraksi rahim dan melembutkan leher rahim. Hal ini memang dapat membuat proses persalinan kemungkinan terjadi lebih cepat. Tapi wanita hamil sebaiknya tidak perlu khawatir, karena kontraksi hanya akan terjadi apabila reseptor (yang mengirimkan sinyal ke otak bahwa sudah mendekati waktunya melahirkan) sudah aktif. Bila merasa khawatir, mintalah pasangan untuk ejakulasi di luar.

Fakta : 7 Bulan Waktunya untuk Lebih Intensif Memeriksa Kehamilan

Wanita hami di usia ini memang disarankan untuk memeriksakan kandungannya sebulan sekali. Selanjutnya wanita hamil akan diminta kontrol dua kali sebulan dan memasuki bulan terakhir harus memeriksakan kandungannya setiap minggu. Alasannya adalah karena bayi memang dapat lahir kapan saja, jadi dokter ahli kandungan dapat memantau agar kondisi bayi optimal. Saat itulah dokter akan memantau posisi bayi apakah sudah benar saat mendekati persalinan yaitu sudah berbalik dan masuk jalan lahir, persalinan sesuai waktu (saat bayifull term) dan memantau kesehatan umum ibunya. Kekhawatiran yang sering terjadi adalah wanita hamil akan mengalami preeklamsia yang biasa muncul di usia kehamilan 20 minggu ke atas.

Mitos : 7 Bulan Harus Dilakukan Secara Adat Lengkap

Semua urutan acara yang ada di dalam upacara adat seperti siraman, rujakan, sungkem dan lain sebagainya itu semua adalah mitos belaka ! Tidak ada penelitian ilmiah yang membuktikannya bahwa acara-acara adat tersebut berefek pada kesehatan janin dan ibu. Tetapi ini semua adalah kearifan lokal dengan makna indah yang tidak ada ruginya bila dilaksanakan. Justru wanita hamil dapat turut melestarikan budaya bangsa. Makna baiknya akan menjadi sugesti positif yang semakin medorong wanita agar yakin dapat menjalani persalinan dengan lancar.

Ingat, itu semua demi kesehatan bayi dan ibunya.

Tags:
1 shares
                            608 Views