Merah Kuning Hijau di Langit Fashion Sondang Pasaribu

Merah Kuning Hijau di Langit Fashion Sondang Pasaribu

Wartawanita.com –  Merah Kuning Hijau di Langit Fashion Sondang Pasaribu. Bila mendengar  lagu Pelangi, terdapat lirik warna pelangi terdiri dari warna merah, kuning, hijau di langit yang biru. Sondang M Pasaribu mengakui bahwa nama produk fashionnya, Mejikuhibiniu itu memang terinspirasi dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu, Warna- warna pelangi.   

Mejikuhibiniu itu singakatan Merah Jingga Kuning Hijau Biru Nila Ungu, lebih dikenal dengan Pelangi. Ragam warna dan motif kain kain Indonesia itu seperti Pelangi. Sejak tahun 2012 saya memberi label produk dengan nama warna-warna pelangi” kenang Sondang M Pasaribu.

Merah Kuning Hijau di Langit Fashion Sondang Pasaribu
Merah Kuning Hijau di Langit Fashion Sondang Pasaribu

Ochang, sapaan akrab Sondang M. Pasaribu,  merasa ia mencintai banyak hal berkaitan dengan budaya Indonesia, termasuk kain etniknya. Sehingga  ingin kain etnik Indonesia bisa lebih dikenal, dihargai, disukai melalui produk fashion yang dipakai sehari – hari. Ia pun berharap lebih banyak lagi orang Indonesia yang bangga dengan memakai produk etnik Indonesia.

Ochang yang memiliki motto hidup, berkarya lah sebaik-baiknya dengan penuh kecintaan  serta jadikan hidupmu berguna bagi dirimu sendiri, bagi orang sekitar, bila perlu bagi banyak orang mengungkapkan  personil Mejikuhibiniu bukan hanya dirinya sendiri saja. Namun ada Tyo yang memberikan sumbang saran untuk lebih mengembangkan produk yang tengah dirintisnya.

“Kalau kamu pakai produk etnik Indonesia, kamu akan terlihat tampil beda, unik, dan berkarakter. Logo Mejikuhibiniu, kartu nama, brosur & company profile, dia yang buat,” ucap Wanita kelahiran Bogor, 5 November 1970.

Dalam berkarya Ochang mengikuti ide yang mengalir di kepalanya dan  tidak hanya  berkutat pada satu tema saja, Kecintaan pada Indonesia, menjadikan Ochang lebih kreatif. Bila sedang mood membuat yang sporty,  ia pun membuat sneaker kombinasi batik dan tenun. Kemudian etnik glamour, ia merancang kombinasi tenun dengan  kulit warna gold  padu padan silver. Tapi secara keseluruhan, produk Mejikuhibiniu itu yang bisa dipakai sehari-hari, bisa utk ke kampus, kerja, ke mall, sekedar hangout, juga ke acara pesta.

“Ya karena itu tadi, saya memang suka pada budaya Indonesia, suka kain-kain nusantara, termasuk seni Indonesia, terutama seni tari. Mungkin itu yang menjadi peletupnya ya. Dan saya pikir, kalau bukan kita yang mencintai & mempopulerkan produk etnik Indonesia, siapa lagi. Kenapa kita bangga dengan memakai produk luar, sementara terkadang malu memakai produk anak Bangsa. Padahal produk kita sangat bisa koq terlihat modern juga. Jadi walau etnik, tapi tetap modern (modis).

Sementara itu Ochang melakukan strategi  pemasaran produknya dilakukan dengan cara offline dan online. Offline melalui  pameran dan  bazaar. Sedangkan untuk online melalui medsos FB & IG. Saat ini pun ia mulai merambah untuk menjajaki marketplace. Dan mulai akhir Desember 2016, buka outlet di Mall Bassura City Jakarta, bersama beberapa rekanan UKM.

Wanita penyuka pertunjukan seni tari ini menjual  hasil produksinya seharga Rp 165 ribu hingga Rp 850 ribu pemakainya dari usia remaja bahkan dewasa. Sepatu etnik, tas, pouch & clutch etnik merupakan hasil rancangan ochang  sendiri.

Merah Kuning Hijau di Langit Fashion Sondang Pasaribu
Merah Kuning Hijau di Langit Fashion Sondang Pasaribu

Ia mampu memproduksi sepatu etnik  sekitar 70 pasang setiap bulannya. Sedangka produksi tas etnik 15 pcs perbulan dan produksi pouch & clutch etnik 30 pcs per bulannya. Bahan yang digunakan, selain kain etnik Indonesia, seperti Ulos Tapanuli, Tenun NTT, Batik, Songket, juga menggunakan kombinasi kulit domba, sapi, sintetis dan kanvas.

“Saya sendiri yang mendisain produk-produk Mejikuhibiniu.  Pengennya, lebih banyak mengeksplor kain-kain nusantara dari daerah lain, seperti tenun khas Kalimantan, Sulawesi, Aceh, Lampung, dan daerah lain di seluruh wilayah di Indonesia. Bisa juga memakai ornament  khas daerah, sehingga produk  Mejikuhibiniu lebih dikenal & disukai di berbagai pelosok. Kalau di Indonesia, selain di Jakarta, sudah pameran ke Bogor, Medan, Samarinda, Makassar, Surabaya, Balikpapan. Kalau di luar negeri, sudah pernah pameran di Kuala Lumpur & Penang, Malaysia,”tutur Ochang mengakhiri pembicaraan.

LADIES MUST READ

Tags:
0 shares
                            435 Views