Maaf ! Ini 5 Fakta Tentang Kotoran Manusia, Bisa Jadi Pertanda Suatu Penyakit - Wartawanita.com

Maaf ! Ini 5 Fakta Tentang Kotoran Manusia, Bisa Jadi Pertanda Suatu Penyakit !

Wartawanita.com – Kotoran manusia alias tinja atau bahasa medisnya fases merupakan proses pembuangan kotoran dapat terjadi bergantung pada kondisi manusianya sendiri. Memang pada dasarnya kotoran manusia yang keluar sangat berkaitan dengan apa yang dikomsumsi. Jangan pernah merasa sungkan atau jijik untuk melihat kotoran sendiri karena bisa jadi ini adalah pertanda tubuh sedang mengidap suatu penyakit. Ini dia fakta tentang kotoran manusia yang sebaiknya diketahui :

Warna Berkaitan dengan Makanan

Maaf ! Ini 5 Fakta Tentang Kotoran Manusia, Bisa Jadi Pertanda Suatu Penyakit - Wartawanita.comPada dasarnya warna kotoran berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi. Saat banyak mengkonsumsi sayuran maka sebagian kotoran akan berwarna hijau tua. Bila banyak mengomsumsi daging maka akan kotoran akan berwarna lebih gelap, cokelat sampai hitam. Sedangkan pada mereka yang sedang menjalani pengobatan atau terapi dapat mengubah tekstur dan warna kotoran. Selain itu memang warna kotoran juga ternyata berasal dari cairan empedu yang bergerak dari empedu ke saluran usus. Cairan inilah yang menghasilkan produk sampingan berwarna cokelat yang disebut dengan stercobilin. Stercobolin ini kemudian akan membuat kotoran berwarna cokelat.

Kandungan Air di Kotoran Mencapai 75 %

Faktanya ternyata kotoran manusia terdiri dari 75 % nya adalah air. Sedangkan sisanya merupakan gabungan dari bakteri, lendir selain lemak, serat, dan protein yang tidak dapat dicerna dengan baik di dalam perut. Normalnya komposisi kotoran yang keluar juga sangat bergantung pada apa yang di makan.

Jumlah Kotoran Manusia Normal

Maaf ! Ini 5 Fakta Tentang Kotoran Manusia, Bisa Jadi Pertanda Suatu Penyakit - Wartawanita.comPada orang dewasa dengan kondisi tubuh yang sehat seharusnya dapat menghasilkan rata-rata 1 ons kotoran untuk setiap 12 ons berat badan setiap harinya. Fakta inilah yang membuat manusia dewasa dengan berat badan 63 kilogram dapat menghasilkan 500 gram kotoran dalam sehari !

Produksi Kotoran Dipengaruhi Tingkat Stress

Sebuah penelitian yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa mood atau suasana hati seseorang yang baik ternyata dapat mempengaruhi kerja bakteri di dalam usus. Oleh sebab itulah tingkat stres akan berpengaruh terhadap kotoran yang dikeluarkan.  Inilah yang pada akhirnya mempengaruhi kerja bakteri di dalam usus yaitu kondisi emosional dan tingkat stres.

Kotoran yang Keluar Melalui Muntahan

Maaf ! Ini 5 Fakta Tentang Kotoran Manusia, Bisa Jadi Pertanda Suatu Penyakit - Wartawanita.comMuntah atau mengeluarkan kotoran dari dalam mulut ternyata dapat terjadi !  Menurut penelitian, ada kondisi medis seseorang yang tidak jelas atau aneh yang dapat membuat seseorang memuntahkan kotorannya. Dalam kondisi ini, makanan yang dicerna dapat berbalik keluar karena adanya penyumbatan di usus.

Warna Berkaitan dengan Kondisi Kesehatan Tubuh
  • Hijau

Kotoran yang berwarna hijau biasanya disebabkan karena waktu transit kotoran yang sangat singkat di usus. Hal menyebabkan proses pewarnaan kotoran menjadi sangat singkat dan menghasilkan kotoran dengan warna kehijauan. Kemungkinan saat kondisi ini sedang mengalami diare dan apa bila kondisi terus menerus dibiarkan dapat berbahaya. Bisa juga kotoran berwarna hijau merupakan indikator dari beberapa jenis infeksi bakteri, misalkan terjadinya peradangan pada usus juga dapat menyebabkan waktu transit kotoran menjadi singkat. Kemungkinan lain kotoran berwarna hijau adalah karena gaya hidup yang menganut vegetarian, karena zat klorofil yang terkandung dalam daun tidak dapat tercerna dan akan ikut terbawa bersama kotoran.

  • Kuning

Sedangkan kotoran berwarna kuning mengartikan terdapat banyak kandungan lemak didalamnya. Ingat, warna kotoran seperti ini bukanlah merupakan pertanda yang baik untuk kesehatan. Mulailah untuk secara bertahap mengubah pola makan yang tinggi lemak. Selain itu, kotoran warna kuning juga akan memiliki aroma dan bau yang sangat kuat dan tentunya akan membuat waktu buang air besar menjadi saat-saat yang tidak nyaman.

  • Merah

Waspada saat melihat kotoran berwarna merah. Hal ini menjadi pertanda bahwa sedang terjadi perdarahan internal pada usus atau daerah sekitar rektum atau anus. Namun jangan terburu khawatir, karena kotoran warna merah ini bisa juga diakibatkan hanya karena baru saja mengomsumsi makanan atau minuman berwarna. Selain itu, walaupun sangat jarang terjadi, hal ini bisa juga diakibatkan karena kelebihan produksi cairan empedu sehingga menyebabkan diare yang sangat hebat dan menyebabkan saluran pencernaan mengalami pendarahan.

  • Hitam

Warna kotoran yang kehitaman bisa jadi diakibatkan karena pendarahan yang terjadi pada lambung atau tenggorokan. Walaupun pendarahan biasanya menyebabkan warna kotoran menjadi merah, namun pendarahan pada organ lambung atau tenggorokan akan menghasilkan warna kotoran yang hitam. Hal ini dikarenakan darah akan mengalami proses oksidasi ketika melewati cairan asam lambung dan menghasilkan warna kehitaman.

Jadi mulai sekarang cobalah untuk sekilas melihat kondisi kotoranmu ya.

Tags:
0 shares
                            495 Views