LP Ma’Arif Gelar Bimbingan Teknis Bagi Para Guru Pendidikan menengah - Wartawanita.com

LP Ma’Arif Gelar Bimbingan Teknis Bagi Para Guru Pendidikan menengah

Wartawanita.com – Pada saat ini lembaga pendidikan banyak mendapat tantangan, infiltrasi radikalisme dan terorisme pada anak usia sekolah sangat membutuhkan perhatian khusus, kejahatan pornografi, kejahatan siber, kejahatan seksual, ancaman pedofilia bahkan isu penculikan yang akhir-akhir ini mencuat telah menggoncang dunia pendidikan, karena anak usia sekolah seringkali menjadi sasaran, sementara kualitas pendidik dan kependidikan masih perlu ditingkatkan, kekerasan atas nama pendidikan masih sering terjadi. Tak sedikit guru masih memilih pendisiplinan siswa dengan pendekatan kekerasan, dengan demikian mindset tenaga pendidik seperti ini satu sisi perlu dirubah, namun tren meningkatkan perilaku menyimpang pada siswa juga tidak boleh dibiarkan.

Menyikapi rangkaian masalah tersebut, Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Pusat melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perlindungan Keprofesian Bagi Guru Pendidikan Menengah, kerjasama dengan Kemendikbud, bertempat di Hotel Maharani, Mampang Jakarta. Dihadiri oleh Helmi Faisal Zaini, Pengurus Besar NU, Susanto, Wakil Ketua PBNU, Z. Arifin Junaidi, Pengurus Pusat Lembaga Maarif NU, Dr. Kadarisman, Kadisbud dan Sri Handayani, Kasie Kesejahteraan.

Pengurus Lembaga pendidikan (LP) Maarif NU Pusat menyampaikan beberapa sikap yaitu :

  1. menciptakan kenyamanan proses pembelajaran, relasi guru-siswa di lingkungan satuan pendidikan merupakan hal prinsip, maka satu sisi perlindungan guru juga diperlukan, namun perlindungan anak juga penting diintegrasikan dalam penyelenggaraan pendidikan.

  2. Dalam hal menolak dan menghadang radikalisme dan terorisme, satuan pendidikan Maarif cukup mapan dan kuat, karena tenaga pendidik dan kependidikan telah memiliki modal intelektual dan modal keislaman yang cukup.

  3. Pemerintah perlu membangun sistem proteksi yang kuat, agar masalah pornografi, kejahatan pedofil dan kejahatan seksual tidak menghantui anak usia sekolah.

  4. Aparat penegak hukum perlu melakukan tindakan tegas kepada korporasi yang baik langsung maupun tidak langsung memfasilitasi penyebaran pornografi, kejahatan pedofil dan kejahatan siber lainnya.

  5. Sebagai bentuk partisipasi NU dalam mewujudkan ragam sekolah model, Pengurus LP Maarif NU akan terus mengembangkan model madrasah dan sekolah ramah anak, guru nyaman belajar, siswa senang belajar, tanpa kekerasan dan potensi siswa berkembang dengan baik.

Z. Arifin Junaidi, Pengurus Pusat Lembaga (LP) Maarif NU mengatakan, “guru harus terus meningkatkan intelektualnya, kemampuan metodologisnya, sehingga ketika mengajarkan kepada muridnya tidak mengedepankan kekerasan, yang namanya pendidikan adalah menyiapkan anak baik dari fsikisnya, intelektualnya dan karakternya, semua ini harus melekat pada setiap pengajaran yang dilakukan, dengan demikian akan mengurangi kasus kekerasan kepada murid. Kekerasan terhadap murid dalam Lembaga Pendidikan Maarif paling rendah, karena LP Maarif tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, merasa bertanggung jawab untuk berlangsungnya proses pendidikan yang baik di Indonesia, dan memberikan pendidikan ramah anak untuk pendidikan di Indonesia, ini akan terus ditingkatkan dengan memberikan fasilitas-fasilitas yang memadai.”

Sehubungan dengan Bimtek ini, Dirjen guru dan pendidikan Kemendikbud melakukan berbagai event terkait dengan pembinaan para guru di Indonesia, yang mencakup tiga aspek: kesejahteraan yaitu, memberikan dukungan tunjangan dana untuk para guru di bawah naungan depdikbud, penghargaan yaitu, bagaimana memberikan tambahan kesibukan rutinitas di sekolah seperti berkompetisi di luar lingkungan sekolah, Perlindungan yaitu, ada 4 perlindungan yang ditangani depdikbud, perlindungan profesi, perlindungan hukum, perlindungan K3 dan perlindungan hak cipta, “diharapkan dengan Bimtek ini, para guru bisa memanfaatkan dengan aktif untuk pembekalan dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah, “ujar Dr. Kadarisman, Kasubdit kemendikbud.

LADIES MUST READ

Tags:
0 shares
                            170 Views