harley

Komunitas MOGE tertua di indonesia (HDCI)

Motor harley-davidson merupakan motor besar atau di Indonesia biasa disebut Moge yang banyak diminati oleh kaum lelaki, dan harga motor moge ini cukup tinggi 100 juta hingga millayaran rupiah. Jadi, wajar saja jika para pemilik motor ini kebanyakan pejabat atau pun seorang pengusaha.

Motor Harley Davidson mulai dikenal di Milwaukee pada tahun 1903. Saat itu, Bill Harley dan Arthur Walter Davidson yang mengembangkan sebuah motor satu silinder. Hasil perdana adalah mesin satu silinder dengan kapasitas 60 cc dan berhasil dengan baik. Karena suksesnya dua saudara Arthur tersebut lalu Walter dan William Davidson, ikut bergabung. Dua tahun kemudian, mereka sepakat melembagakan usahanya itu ke dalam Harley Davidson Motorcycles Co.

Sekarang ini di Indonesia terdapat empat komunitas terbesar. Yaitu, Harley Owner Group (HOG) Jakarta Chapter, Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Pusat, Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) dan Motor Besar Club (MBC).

Salah satu komunitas Harley-Davidson tertua di Indonesia adalah Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI). Tebentuk pada 28 Mei 1990, salah satu penggagas berdirinya HDCI adalah Bpk. A. Sentani, SH, yang dilaksanakan di Bandung.

Komunitas HDCI memilih ketuanya secara musyawarah oleh anggota HDCI seluruh indonesia, sejak awal berdirinya HDCI sudah lima kali ganti ketua umum.

  • Periode tahun 1990-1995 dijabat oleh Marsda. TNI. (Purn) Ibnu Soebroto.
  • Periode tahun 1995-2000 dijabat oleh Mayjen Polisi. Drs. Hindarto.
  • Periode tahun 2000-2005 dijabat oleh A. Sentani, SH. Dalam periode ini hanya bertahan lima bulan dikarenakan adanya masalah internal di organisasi HDCI, dan ketidak aktifannya ketua umum terpilih, serta pengunduran diri bendahara umum. Karena kekosongan jabatan ketua umum, akhirnya diadakan Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) untuk memilih ketua umum baru, yang dilaksankan di kota Mojo kerto, Jawa Timur pada tahun 2001 dan yang terpilih adalah Letjen TNI (Purn). R. Soeyono. Pengurusan ini berlangsung hingga 2006.
  • Periode tahun 2006-2011 dijabat oleh Letjen TNI (Purn). R. Soeyono.
  • Periode 2011-2016 dijabat oleh Komjen Pol. Drs. Nanan Soekarna.

Pada periode kepengurusan tahun ini ketua umum HDCI melakukan terobosan untuk meningkatkan kinerja dan efektifitas dalam manajeman dengan mempersiapkan fasilitas kantor sekertariat HDCI. Agar kinerja organisasi HDCI menjadi lebih efektif, efisien, dan profesional.

LADIES MUST READ

BACA JUGA:  Relaksasi Mampu Redakan Nyeri
0 shares
                            113 Views