Kemenko PMK Menyongsong Pekan Produk Budaya Indonesia 2017

Kemenko PMK Menyongsong Pekan Produk Budaya Indonesia 2017

Produk Budaya Indonesia 2017

Wartawanita.com – Tim Koordinasi Pelestarian dan Pengelolaan Warisan Budaya dan Alam  Indonesia berada di bawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Menteri PMK sekarang adalah Puan Maharani.  Dalam tim ini Dr. Ir. Pamudji Lestari M.Sc. ditunjuk sebagai Asisten Deputi Warisan Budaya. Tim Koordinasi juga mempunyai dua Staf Ahli Budaya, Yaitu Ir. Asfarinal ST. Rumah Gadang, dan Gaura Mancacaritadipura.

Forum Budaya, Sebelum Pekan Produk Budaya Indonesia 2017

Rencananya Kemenko PMK akan menyelenggarakn Forum Budaya, di forum Pekan Produk Budaya Indonesia (PPBI), bulan Oktober 2017. Bahkan sebelum di PPBI Forum Budaya sebagai forum untuk wadah bagi penggiat, pelestari, pemerhati budaya, baik dari kalangan pemerintahan, akademisi, tokoh masyarakat, maupun pengusaha, akan diadakan terlebih dahulu, dalam waktu dekat ini. Informasi itu disampaikan oleh Asisten Deputi Warisan Budaya, Pamuji Lestari dalam wawancara khusus, di ruang kerjanya, di Kemenko PMK, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Pamuji, setiap tahun mulai tahun 2008 telah terselenggara PPBI, dengan tujuan Memberikan ruang kepada penggiat, pelestari, dan pemerhati budaya, bersama-sama untuk melakukan komunikasi. Memberikan peluang kepada daerah untuk “menjual” aset-aset yang dimiliki.

“Bagaimana Pekan Produk ini tidak hanya berisikan pameran-pameran, tetapi harus ada transaksi.  Memberikan ruang dialog dalam Forum Aspek Penggiat Kebudayaa, dan  Pagelaran Budaya,” ungkap nya lebih lanjut.

Pada kesempatan tersebut ada keinginan Menko PMK, melalui Kementerian Luar Negeri, para duta besar Negara sahabat diundang sebagai penonton berbagai Atraksi Budaya yang digelar di sana. Kebetulan PPBI ini bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, tanggal 25 – 29 Oktober 2017,  dengan mengambil tema  “Yang Berbudaya Yang Mandiri” dengan Subtema “Generasi Muda Cinta Budaya Emplementasi Gerakan Nasional Revolusi Mental”.

BACA JUGA:  Uniknya Menyetrika Dengan Kaki di Mesir

Kegiatan itu akan melibatkan kementerian atau lembaga yang terkait dengan budaya. Utamanya 12 kementerian dalam koordinator Kementerian PMK, termasuk Kementerian Desa, ADR, dan KUKM.

Menurut Pamuji, warisan budaya itu termasuk kuliner. Karena itu di tahun 2017 ini, ada demo masak Rendang juga demo pembuatan Kopi.

“Rendang yang betul-betul Rendang, dari Bukittinggi. juga demo pembuatan Kopi, tahun 2016 kopi dari Gayo, Aceh. Karena itu pada PPBI 2017, kita berikan tempat, semacam restoran kecil, untuk orang Jaklarta yang rindu kampung halaman,” ucap Pamuji.

Selain itu, secara dekorasi akan diketengahkan sarung. Kumpulan sarung-sarung produksi 58 Kota Pusaka binaan. Hasil kerja sama dengan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Kemudian hasil pertanian, misalnya Salak dari Bali. Juga Pala, karena berkaitan terajutnya kota-kota penghasil rempah, sebagai Jalur Rempah yang dimbangkan, di Ternate, Tidore, dan di Halmahera Barat.

“Ketiganya Kota Pusaka. Jadi secara budaya mereka Kota Pusaka, secara sumber daya mereka penghasil rempah. Dari 3 jalur ini, kemudian kita bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian, untuk mengemas, menjual, mengekspor. Itu artinya, begitu pentingnya kerja sama regional antarpemerintah daerah. Termasuk yang sedang kita jaring. Bagaimana Pemerintah Daerah itu bisa bekerja sama dalam produksi dan distribusi hasil pertanian. Misalnya di Gorontalo lagi banyak Jagung, kemudian di pasarkan ke Kendari atau Makasar, di sana bisa bikin popcorn atau kripik jagung. Harus seperti itu.”  lanjut Pamuji. Kode unik: W#pernik82

BACA JUGA:  Oriflame Luncurkan Rangkaian 'Love Nature'
Penghargaan Bagi Penggiat dan Pelestari Budaya

Para penggiat dan pelestari budaya itu perlu diberikan apresiasi, penghargaan. Karena mereka telah berjasa dalam melestarikan dan mengelola Warisan Budaya. Penghargaan ini dikatagorikan untuk individu, generasi muda, peserta didik, termasuk penggiat budaya senior, tetapi yang jelas belum meninggal dunia.

Selain itu, Pamuji Lestari berharap Pemerintah Daerah memiliki komitmen untuk penghargan bagi penggiat dan pelestari budaya komunitas. Media untuk tulisan dan foto. Lagu daerah dan musik tradisional. Permainan dan dongeng anak-anak. Kemudian Polisi Kecil, yang mengajarkan disiplin dan tertib itu bisa dimulai sejak dini.

Kemenko PMK Menyongsong Pekan Produk Budaya Indonesia 2017

Dalam PPBI tahun 2017 ini, juga dirancang ada ruang untuk  mengetengahkan kembali kesenian daerah, seperti Lenong dari Betawi, Ludruk dari Jawa Timur, atau Tari Jailolo, dari Halmahera Barat, tetapi dalam format seperti. Apakah lomba atau bentuk yang lain, karena masih dalam proses koordinasi .

Tari Jailolo, dari Halmahera Barat, menurut Dr. Pamuji Lestari, sudah mengeropa dan mendunia. Tarian anak muda, yang menggambarkan laki-laki di daerah pesisir, bagaimana mereka memiliki semangat untuk menaklukkan laut.

“Prinsipnya, PPBI tahun 2017 ini bukan sekadar pameran, tetapi dirancang agar memiliki dampak ekonomi secara luas. Maka dalam Pekan Produk Budaya Indonesia ini, kita akan berkomunikasi dengan teman-teman Swasta, BUMN , dan Kedutaan untuk mendatangkan para calon pembeli. Jadi kita mengeluarkan modal untuk pameran, tetapi kita juga memberikan fasilitas mereka untuk melakukan transaksi”. ujar Pamuji Lestari di akhir pertemuan.

Info mengenai kode unik KLIK aja di sini

LADIES MUST READ

Tags:
0 shares
                            63 Views