Inilah Kota Tanpa Politik, Agama, dan Uang - Wartawanita.com

Inilah Kota Tanpa Politik, Agama, dan Uang

Wartawanita.com – Pernah membayangkan bagaimana jika Anda tinggal disebuah kota dimana disana tidak ada intrik politik, ricuh agama, bahkan monopoli uang ? Bagi kita yang tidak pernah bisa hidup lepas dari ketiga hal tadi, rasanya itu diluar bayangan. Bahkan bisa-bisa dianggap mustahil, apa benar ada kota seperti itu? Lalu bagaimana bisa?

Inilah Kota Tanpa Politik, Agama, dan Uang - Wartawanita.com

Seperti dilaporkan jurnal Organic and Healthy, ternyata masih ada sebuah tempat tinggal yang bukan saja menarik karena pemandangannya, namun juga karena masyarakatnya yang tidak mengikuti standar yang ada. Di kota ini tidak ada uang, tidak ada agama, serta tidak ada politik. Sungguh seperti sebuah surga dunia.

Tanpa ketiga faktor tadi, kota ini menjadi jaminan kehidupan yang penuh damai. Tanpa intrik dan perselisihan. Lalu, dimana kah itu? Kota tersebut dinamai Auroville.

BACA JUGA:  Intimate Wedding, Resepsi dengan Undangan "Seperlunya"

Auroville didirikan pada tahun 1968 dan dinobatkan sebagai kota internasional oleh UNESCO, karena penduduknya lebih dari 50 bangsa dan budaya yang berbeda. Mereka hidup berdampingan tanpa masalah, karena mereka memiliki sistem yang tidak memiliki agama, dan tidak menggunakan uang. Semuanya didapatkan dengan cara sistem pertukaran atau barter. Terdengar seperti jaman sebelum peradaban memang.

Disini, mereka berusaha untuk mengoptimalkan penggunaan energi dengan cara diperbarui. Serta sistem reuse atau penggunaan kembali dan recycle atau daur ulang. Dan orang yang merancang dan berhasil menemukan kota yang indah ini adalah Mirra Alfassa, atau lebih dikenal dengan panggilan “Ibu”.

Auroville berlokasi di India Selatan, tepatnya di Madras, 150 kilometer dari Chennai. Kota ini memposisikan dirinya sebagai model dari bentuk eco-city. Ini adalah metode yang dikembangkan dengan cara multi tanam, penggabungan pohon buah-buahan, ladang jagung dan kebun buah-buahan. Metode ini juga diorganisir menjadi 15 peternakan, dengan area yang mencapai seluas 160 hektar. Nah, konon dengan cara ini, mereka tidak akan pernah kehabisan makanan dalam memasok kebutuhan seluruh masyarakat.

BACA JUGA:  Enjoy Trans Jakarta Bersama Triasrini Samsuar

Di peternakan tersebut, yang bekerja sebanyak 50 desa, dan 300 orang menghasilkan 2% beras dan sereal, serta 50% sayuran. Selain itu, desa ini juga memproduksi susu dan produk susu sendiri, dan tentu saja buah-buahan musiman.

Jelas sekali, Auroville adalah kota yang bisa menjadi contoh atau inspirasi. Terlebih lagi prisip kota ini adalah hidup sehat, baik itu secara mental maupun fisik. Nah, bagaimana dengan Anda, apakah berminat untuk tinggal di kota seperti Auroville?

Kode unik: KLIK di sini

LADIES MUST READ

Tags:
0 shares
                            92 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *