Hati-hati Memar di Wajah, Bisa Jadi Salah Satu Penyebab Penggunaan Gigi Palsu Permanen - Wartawanita.com

Hati-hati Memar di Wajah, Bisa Jadi Salah Satu Penyebab Penggunaan Gigi Palsu Permanen

Hati-hati Memar di Wajah, Bisa Jadi Salah Satu Penyebab Penggunaan Gigi Palsu Permanen - Wartawanita.comWartawanita.com – Salah satu cara untuk mengatasi gigi yang ompong dan tidak dapat tumbuh lagi adalah memasang gigi palsu permanen. Pemasangan gigi palsu permanen ini harus dilakukan dengan cara operasi. Jangan cepat tergiur dengan harga murah untuk melakukan pemasangan gigi palsu permanen dari yang bukan profesiona karena pemasangan yang salah akan beresiko besar pada kesehatan, yaitu :

Terjadinya Pendarahan di Lokasi Implan Gigi

Pendarahan sangat mungkin terjadi setelah operasi pemasangan implan gigi palsu permanen ini. Bahkan ada yang berlanjut hingga 1-2 hari. Setelah dilakukan penanaman gigi palsu permanen biasanya akan dianjurkan untuk menggigit kain kasa jika terjadi pendarahan.

Akan Timbul Rasa Sakit yang Ringan atau Sedang

Seperti pada operasi pada umumnya, maka akan timbul rasa sakit setelahnya. Tetapi biasanya dokter akan memberikan resep obat untuk rasa sakit.

Memar Pada Wajah

Jangan panik dan kaget jika melihat efek memar pada wajah dan perubahan warna gusi. Efek ini akan mereda setelah beberapa hari setelah prosedur operasi. Itupun jika mengikuti dengan benar instruksi pasca operasi yang diperintahkan oleh dokter gigi, termasuk mengonsumsi obat yang diresepkan atau mengompresnya dengan air es.

Terjadinya Kerusakan Pada Saraf dan Risiko Anestetik

Kerusakan pada saraf dapat terjadi saat dokter gigi menyuntikkan anastetik lokal. Hal ini juga dapat terjadi saat pemasangan implan. Efeknya dapat membahayakan, mulai dari mati rasa hingga rasa sakit bahkan dapat terjadi kesulitan bicara dan makan. Itulah mengapa penting memilih dokter gigi yang kompeten dan berpengalaman untuk menangani pemasangan gigi palsu permanen ini.

Timbul Infeksi dan Peradangan

Efek samping yang satu ini biasanya timbul karena pengguna gigi palsu implan tidak mengikuti prosedur pasca operasi, seperti kewajiban menghabiskan antibiotik yang diresepkan. Jika infeksi terjadi, maka pembengkakan disekitar area implan dapat terjadi meskipun operasi sudah berlalu berhari-hari yang lalu. Hendaknya jika ingin memasang gigi palsu permanen, ikutilah seluruh petunjuk dokter. Bisa jadi efek samping ini hanya terjadi pada seminggu awal pasca operasi saja. Infeksi juga dapat terjadi jika kebersihan gigi tidak terjaga. Perhatian untuk penderita diabetes dan pada perokok, dimana sistem kekebalan tubuhnya tidak mumpuni untuk melawan infeksi.

Terjadinya Penimbunan Bakteri

Jika mengalami gusi yang surut pada gigi palsu, kemungkinan sekrup implan menjadi terlihat sehingga terpapar dengan dunia luar. Selain tidak sedap dipandang mata, kondisi ini akan memungkinkan bakteri untuk menumpuk dan berkembang biak disana dan menyebabkan infeksi. Jika infeksi yang terjadi semakin parah maka sebaiknya implan gigi palsunya dilepas.

Alergi Terhadap Titanium

Efek samping lainnya yang mungkin muncul adalah terjadinya alergi titanium. Sebagian besar implan memang terbuat dari bahan logam titanium, dan memang pada beberapa orang mungkin akan mengalami alergi terhadap logam ini. Titanium diketahui dapat menyebabkan gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Reaksi terhadap titanium ini umumnya terjadi setelah pemasangan implan titanium. Penelitian lain juga menyebutkan bahwa titanium dapat mengaktifkan radikal bebas, sehingga dapat menyebabkan ‘sindrom kuku kuning’ yaitu kuku jari akan menjadi kekuningan. Gejala ini dapat diatasi dengan melepas kembali implan yang sudah dipasang.

Terjadinya Reaksi Penolakan

Tubuh manusia dapat mengenali setiap zat asing yang ada dalamnya. Perlakuan terhadap zat asing ini berbeda-beda tergantung sistem imun seseorang. Jika reaksinya berlebihan, maka zat asing yang ada dalam tubuh akan diusir melalui proses paradangan yang disebut ‘reaksi penolakan’. Implan atau gigi palsu permanen dapat ditolak oleh sistem kekebalan tubuh. Orang yang merokok lebih cenderung akan mengalami hal ini, jadi sebaiknya berhentilah merokok sebelum menjalani operasi pemasangan gigi palsu.

Interaksi dengan Produk Gigi Lainnya

Bagi yang sudah menggunakan gigi palsu permanen sebaiknya berhati-hatilah jika menggunakan pasta gigi berflouride. Hal ini dikarenakan titanium dapat bereaksi dengan flouride. Zat yang banyak terdapat pada pasta gigi ini dapat menimbulkan korosi pada implan titanum, dan jika hal ini terjadi maka harus segera dilakukan pencopotan implan kembali.

Jadi sebelum menggunakan gigi palsu permanen dipikirkan kembali akan dampaknya terhadap kesehatan tubuh ya.

LADIES MUST READ

Tags:
1 shares
                            109 Views