Fakta Mengerikan Tanpa Disadari Saat Terjadi Kebakaran Pabrik Kembang Api - Wartawanita.com

Fakta Mengerikan Tanpa Disadari Saat Terjadi Kebakaran Pabrik Kembang Api

Wartawanita.com – Beberapa hari yang lalu tepatnya  tanggal 26 Oktober 2017, petaka yang memilukan kembali terjadi. Sebuah gudang pabrik petasan di Kompleks Pergudangan 99, Jalan Raya Salembarang, Cengklong, Kosambi, Kota Tangerang, Banten, hangus terbakar. Bukan hanya menghanguskan fisik pabrik akan tetapi puluhan nyawa juga terenggut. Pada kejadian yang memilukan ini ternyata tersimpan beberapa fakta yang mengerikan, yaitu :

Ledakan Dashyat !

Fakta Mengerikan Tanpa Disadari Saat Terjadi Kebakaran Pabrik Kembang Api - Wartawanita.comMenurut seorang saksi mata mengatakan bahwa sebelum kebakaran, terjadi ledakan yang diduga berasal dari ruang mesin berukuran 4 x 3 meter yang letaknya di belakang sebelah kanan pabrik petasan tersebut. Ledakan dashyat tersebut membuat warga yang tinggal di sekitar pabrik juga merasakan dampaknya. Sampai-sampai seorang warga ada yang pingsan. Sehari sebelum ledakan terjadi, salah satu mesin pembuat petasan memang sudah mengeluarkan bunyi yang keras.

Menepis Kecurigaan dengan Menggembok Pintu Akses

Ledakan yang terjadi sekitar pukul 09.00 itu membuat karyawan tidak dapat menyelamatkan diri. Pasalnya pintu pabrik petasan berukuran panjang 12 meter dan tinggi 2,5 meter tersebut ditinggalkan oleh sekuriti untuk minum kopi dalam keadaan terkunci. Beberapa berhasil menyelamatkan diri dengan cara meloncat pagar.

Hanya Ada Akses Pintu Kecil Seukuran 1 Orang

Fakta Mengerikan Tanpa Disadari Saat Terjadi Kebakaran Pabrik Kembang Api - Wartawanita.comSalah seorang korban yang selamat mengatakan bahwa dirinya berhasil lolos dari maut karena keluar melalui pintu yang sangat sempit. Menurut pengakuannya, saat itu dirinya sedang bertugas mengemas petasan-petasan di ruang pengemasan yang berada di sudut kiri pabrik. Saat api berkobar besar seluruh karyawan pabrik petasan langsung berhamburan untuk menyelamatkan diri. Mulai dari melalui pintu kecil yang hanya cukup dilalui satu orang hingga menjebol tembok beton setebal 15 cm. Puluhan karyawan yang menjadi korban mayoritas bekerja sebagai petugas pembungkus yang terjebak di ruangan tersebut. Banyak yang lari ke belakang, sehingga kemungkinan terjebak api yang membesar.

Kesulitan untuk Mengenali Korban

Terlihat dari gambar dan video yang beredar, kondisi jenazah yang hangus terbakar sehingga tidak dapat dikenali.  Saat ini bagian forensik di RS Polri Kramatjati masih melakukan proses identifikasi terhadap 47 jenazah. Keluarga korban diminta untuk membawa sampel gigi untuk mencocokkan DNA.

Kebohongan Ijin Usaha

Fakta Mengerikan Tanpa Disadari Saat Terjadi Kebakaran Pabrik Kembang Api - Wartawanita.comTernyata pabrik pembuatan petasan ini baru dua bulan beroperasi dan pemiliknya bernama Indra Liyono yang asli warga Kalideres. Menurut aparat desa setempat selama dua bulan beroperasi, kondisi pabrik ini memang selalu terlihat sepi karena memang seluruh karyawan serta pihak manajemennya yang selalu tertutup. Selama ini warga sekitar hanya mengetahui bahwa pabrik tersebut merupakan pabrik plastik.

Menerima Pelerka di Bawah Umur

Ternyata pabrik petasan ini diduga sudah menyalahi undang-undang ketenagekerjaan. Para korban kebakaran ini ternyata ada tujuh orang yang masih berusia 15 tahun ! Pemilik pabrik di duga telah melanggar UU No.13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 68 dan 6.

Jangan sampai terulang lagi.

Tags:
0 shares
                            703 Views