Atasi "Burnout" di Kantor - Wartawanita.com

Atasi “Burnout” di Kantor

Atasi "Burnout" di Kantor - Wartawanita.comWartawanita.com – Mungkin masih banyak yang belum mengetahui tentang ‘burnout’ ini padahal tanpa disadari banyak yang sering mengalami atau berada pada kondisi seperti ini, terutama di kantor.  Burnout merupakan kondisi terperas habisnya atau kehilangan energi psikis maupun fisik alias kehilangan gairah kerja di tempat kerja. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh situasi kerja yang tidak mendukung atau tidak sesuai dengan kebutuhan dan harapan.

Tetapi kondisi seperti ini merupakan hal yang lumrah yang dialami semua pegawai, bahkan seorang freelancer sekalipun. Walaupun lumrah terjadi tetapi kondisi burnout ini tidak boleh dibiarkan berlama-lama ada di dalam diri. Jika perlu hindari burnout sebisa mungkin, ini dia beberapa cara yang dapat diterapkan jika situasi ini menyerang di kantor, yaitu :

Buatlah Jadwal Reguler Melakukan Aktifitas Sosial

Bermain dengan teman, pacar, atau keluarga merupakan aktifitas emosional yang mengasyikkan dan menyenangkan. Nonton film, jalan-jalan, makan bersama atau hanya ngobrol santai merupakan kegiatan-kegiatan yang yang dapat dilakukan secara teratur. Kegiatan-kegiatan ini akan banyak membantu untuk menyeimbangkan pikiran dan tenaga dalam aktifitas kerja.

Tertib dengan Jadwal Olahraga

Misalkan memang menyukai kegiatan olahraga seperti pergi ke gym, bersepeda atau jogging, maka buatlah jadwal untuk berolahraga dan patuhi jadwal, jangan sekali-kali meremehkan olah raga. Aktifitas yang mengeluarkan keringat ini merupakan kegiatan yang sangat ampuh membunuh burnout. Energi-energi yang ‘terkekang’ ketika duduk di kantor akan terlepaskan bersama keluarnya keringat. Jadi jangan sepelekan olahraga !

Enyoylah dengan Hobi

Manfaatkan hobi pribadi seperti berkebun, membaca, atau nonton film. Sisihkanlah sedikit waktu untuk melakukan hobi dan nikmati hobi tersebut sebagai penghilang kepenatan dari rutinitas kerja. Percayalah apapun yang dilakukan dengan hati yang senang, pasti hasilnya akan menyenangkan juga.

Jadikan Diri Sukarelawan

Berpartisipasilah dalam kegiatan di lingkungan terkecil, misalkan acara kerja bakti di komplek rumah, arisan dengan ibu-ibu sekitar rumah. Kegiatan-kegiatan skala kecil ini jangan diabaikan, ikut dan berpartisipasilah disana, karena ketika ikut melakukan kegiatan ini secara sukarela, maka pikiran-pikiran tentang ‘materi’ akan terkikis dan dapat mengurangi burnout.

Jangan Lupakan untuk Menuliskan Manifest !

Jangan diabaikan ! Jangan pernah melupakan tujuan dari hidup, kalau perlu tuliskan ! Saat sudah mulai melenceng dari tujuan maka aktifitas yang dikerjakan akan menjadi tumpang tindih dan tidak teratur. Imbasnya beban kerja, waktu dan pikiran menjadi berlipat.

Jangan Malu Meminta Bantuan

Saat sudah merasa kewalahan dengan beban kerja yang menggunung, mungkin sudah saatnya untuk sedikit meminta bantuan pada rekan sekantor. Jangan pernah malu untuk bertanya bahkan meminta bantuan terhadap rekan kerja. Sebagai makhluk sosial, mau tidak mau suatu saat pasti akan membutuhkan pertolongan orang lain.

Selalu Buat Orang Lain untuk Tertawa

Ini serius! Jika dapat menciptakan tawa untuk rekan kerja, niscaya akan tertular juga ! Masih ingat dengan teori tarik-menarik, yaitu membuat rekan kerja bahagia, niscaya diri sendiri akan ikut bahagia. Bahagia merupakan sumber utama penghilang burnout.

Keluarlah dari Zona Nyaman

Orang bekerja biasanya akan melakukan kegiatan yang sama setiap harinya, bahkan rute berangkat atau pulang  dari tempat kerja juga akan sama. Cobalah untuk sesekali keluar dari rute kebiasaan tersebut. Jika selama bertahun-tahun selalu berangkat kerja melalui rute yang sama, ubahlah rute itu, mungkin akan menambah sedikit waktu, tapi percayalah akan mendapatkan suasana yang berbeda untuk penyegaran.

Ciptakan Kebiasaan Pagi

Kira-kira apa akan dilakukan di pagi hari setelah bangun tidur? Pasti langsung mandi kemudian berangkat kantor ! Jika seperti itu yang dilakukan, ciptakan sedikit kebiasaan pagi yang berbeda saat bagun pagi. Cobalah untuk bangun lebih pagi sehingga dapat menikmati dengan tenang secangkir kopi hangat sambil ngobrol dengan keluarga atau membaca berita. Kebiasaan pagi seperti ini akan membuat tubuh merasa relaks dan tenang.

Stop Mencari Alasan !

Ayo akui, hal seperti ini paling sering dilakukan ! Saat melakukan sebuah kesalahan maka mekanisme pertahanan diri akan langsung bereaksi serta memutar otak untuk mencari 1001 alasan dan pembenaran. Berhentilah beralasan, karena mencari alasan hanya akan membuang energi serta pikiran dan itu membuat pintu burnout semakin terbuka lebar.

Tetap Bertanggung Jawab

Jadilah selalu menjadi individu yang bertanggung jawab. Hubungannya dengan point nomor 10 adalah berhentilah memberikan pembenaran terhadap kesalahan yang dilakukan dan jadilah individu yang bertanggung jawab, alhasil kematangan pikiran dan pengalaman akan sangat membantu untuk mengolah dan membuat hati merasa tenang.

Jadi, ucapkan bye bye pada burnout !

LADIES MUST READ

Tags:
1 shares
                            109 Views