5 Pantangan untuk Sarapan - Wartawanita.com

5 Pantangan untuk Sarapan

5 Pantangan untuk Sarapan - Wartawanita.comWartawanita.com – Sarapan sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk memberikan tenaga pada saat beraktifitas. Disarankan sarapan dilakukan sekitar jam bangun pagi hingga jam 9 pagi dimana setelahnya biasanya dimulailah aktifitas rutin.

Sarapan dapat dianalogikan sebagai bahan bakar pertama tubuh sebelum memulai segala aktivitas selama seharian. Para ahli gizi sangat menyarankan untuk sarapan sebaiknya terdiri dari makanan sumber karbohidrat, lauk-pauk, sayuran, buah-buahan, dan minuman.

Ada sebagian orang yang tidak terbiasa mengonsumsi camilan pagi dan siang, maka porsi sarapannya haruslah mencukupi sepertiga kebutuhan kalori dalam sehari. Akan tetapi bagi yang terbiasa mengonsumsi camilan, maka disarankan porsi sarapannya hanya mencukupi seperempat dari kebutuhan harian.

Walaupun sarapan merupakan hal penting tetapi masih banyak saja yang melalaikan untuk sarapan atau kalaupun sarapan yang dikomsumsi tidak sesuai dengan anjuran. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sarapan, yaitu :

Hanya Segelas Jus Buah Tanpa Makanan Lainnya

Segelas jus buah saat sarapan memang menyegarkan, tetapi mengonsumsi segelas jus buah saja tidak dapat dikatakan sarapan. Terlebih lagi jika yang dikonsumsi adalah jus buah komersil dalam kemasan yang sudah ditambahkan gula, pewarna, pengawet, dan bahan tambahan pangan lainnya. Jus yang terlihat sehat seperti jus sayuran yang di-cold pressed pun tidak selamanya sehat jika dijadikan satu-satunya sumber makanan saat sarapan.

Kebanyakan jus hanya mengandung karbohidrat dan gula saja. Hal ini justru akan membuat perut cepat terasa lapar kembali sebelum waktunya makan siang sehingga menyebabkan kecenderungan untuk mengonsumsi camilan tinggi gula dan tinggi lemak.

Buah yang disarankan untuk dikonsumsi saat sarapan adalah yang mengandung serat, seperti apel. Jika memang ingin mengonsumsi jus buah boleh saja, tetapi cobalah membuat jus buah sendiri sehinggadapat mengukur kadar gula yang digunakan. Jangan lupa untuk tetap mengkombinasikan jus buahdengan makanan sumber protein.

Hindari Donat, Croissant, Cake, Bagel dan Muffin

Donat serta produk pastry lain sebaiknya tidak dijadikan menu utama sarapan karena sebagian besar kandungannya hanyalah gula dan lemak. Donat misalnya, proses pembuatannya menggunakan gula, krim, serta digoreng dengan metode deep fried. Inilah yang menyebabkan donat tinggi kalori tetapi minim akan kualitas zat gizi karena hanya mengandung karbohidrat dan lemak serta dalam jenis yang tidak sehat.

Gula merupakan sumber karbohidrat sederhana, sehingga akan meningkatkan gula darah dengan cepat tetapi juga menurunkan kadar gula dengan cepat pula sehingga perut akan merasa lapar sebelum waktunya makan siang.

Sementara lemak yang berasal dari penggorengan terutama dengan metode deep fried merupakan jenis lemak jenuh yang berbahaya bagi kesehatan karena dapat mempengaruhi kadar kolesterol dalam darah. Donat dan produk pastry bisa menjadi camilan sesekali saja saat makan di luar, tetapi sebaiknya tidak dijadikan makanan utama saat sarapan.

Sosis, Bacon, Ham dan Nuget Bukan untuk Sarapan

Daging hasil pemrosesan adalah tipe daging yang berbahaya bagi kesehatan. Suatu penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Harvard mengungkapkan bahwa setiap 50 gram daging olahan yang dikomsumsi akan meningkatkan risiko menderita penyakit jantung sebanyak 42%. Jika hanya mengonsumsi daging olahan saja untuk sarapan, maka kemungkinan dapat mengalami kegemukan dan obesitas, selain itu daging olahan biasanya akan banyak mengandung banyak lemak jenuh. Kode unik: KLIK di sini

Sereal Rendah Serat Bukan untuk Sarapan

Mengonsumsi sereal sebagai menu sarapan merupakan pilihan bagi beberapa orang karena penyajiannya yang mudah dan menghemat waktu. Tetapi tetap harus memperhatikan kandungan gizi yang terdapat pada kemasan sereal, pilihlah sereal yang setidaknya mengandung 3 gram serat dalam setiap takaran sajinya.

Jika memilih sereal untuk anak-anak, perhatikan kembali bahan-bahan yang digunakan. Sereal berwarna-warni yang dihasilkan dari pewarna buatan dapat memberikan dampak kesehatan bagi anak. Apabila ingin mencampurkan sereal dengan susu, sebaiknya gunakan susu biasa, jangan susu kental manis. Karena, susu kental manis sudah diberi tambahan gula yang cukup banyak.

Nasi Uduk, Bihun dan Gorengan Hindari untuk Sarapan

Nasi uduk, bihun goreng dan gorengan sebetulnya menu sarapan favorit orang Indonesia. Memang makanan ini akan mengenyangkan, tetapi ternyata jenis makanan ini dapat berdampak buruk pada kesehatan. Sebaiknya untuk sarapan komsumsilah makanan yang lengkap dan berimbang zat gizinya.

Nasi uduk biasanya disajikan dengan bihun goreng, sambal goreng kentang, ditambah dengan gorengan. Jika diperhatikan, nasi uduk sudah merupakan sumber karbohidrat, jika ditambah dengan bihun atau kentang maka asupan karbohidrat akan bertambah berkali-kali lipat. Selain itu gorengan yang dikonsumsi juga biasanya akan tinggi lemak karena mengandung banyak minyak.

Jika memang terbiasa mengonsumsi nasi uduk untuk sarapan, cobalah mengkombinasikannya dengan lauk-pauk yang mengandung protein dan sayur serta buah, kurangi asupan karbohidrat sederhana yang terlalu banyak.

Yuk mulai sarapan yang sehat.

Info mengenai kode unik KLIK aja di sini

LADIES MUST READ

Tags:
1 shares
                            170 Views

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *