5 Kopi Terbaik Indonesia yang Mendunia - wartawanita.com

5 Kopi Terbaik Indonesia yang Mendunia

Wartawanita.com – Doyan minum kopi ? Kalau jawabannya doyan berarti sekarang harus mengetahui bahwa Indonesia kaya akan aneka ragam kopinya. Kopi Indonesia bukan hanya terkenal di negara asalnya tapi di dunia ! Bersyukurlah bahwa Indonesia mempunyai tanah yang subur untuk menghasilkan kopi terbaik. Ini dia 5 kopi terbaik Indonesia yang sudah mendunia, yaitu:

Kopi Luwak

kopi luwak - wartawanita.com

Salah satu kopi asal Indonesia yang terkenal bahkan mendunia yaitu kopi luwak. Kopi asli Indonesia ini sudah terkenal seantero dunia karena kelezatannya. Kopi Luwak adalah seduhan kopi dengan menggunakan biji kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak (musang) kelapa. Biji kopi ini diyakini memiliki rasa yang berbeda setelah dimakan dan melewati saluran pencernaan luwak. Kemasyhuran kopi ini di kawasan Asia Tenggara telah lama diketahui, namun baru menjadi terkenal luas di peminat kopi gourmet setelah dipublikasikan pada tahun 1980 – an. Biji kopi luwak adalah yang termahal di dunia, mencapai USD100 per 450 gram.

Dalam menyajikannya disarankan menggunakan cara tradisional saja. Caranya menaruh Kopi Luwak ke cangkir lalu menyeduhnya dengan air panas yang tidak terlalu panas hingga ketinggan air 2 cm dari permukaan kopi, lalu ditambahkan gula sesuai selera. Sisa dari air panas tadi dipanaskan lagi hingga benar-benar panas dan mendidih, lalu tuangkan air panas ini ke gelas tadi hingga ke leher gelas, dan tutuplah gelas tersebut kemudian diaduk rata. Setelah didiamkan 4-5 menit, kopi siap dihidangkan.

Kopi Gayo

kopi gayo - wartawanita.com

Kopi gayo merupakan varietas kopi arabika yang menjadi salah satu komoditi unggulan yang berasal dari dataran tinggi Gayo, Sumatra, Indonesia. Kopi gayo telah mendapat Fair Trade Certified™ dari Organisasi Internasional Fair Trade pada tanggal 27 Mei 2010, Kopi gayo menerima sertifikat IG (Indikasi Geogafis) yang diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Indonesia.

Kemudian pada Event Lelang Special Kopi Indonesia tanggal 10 Oktober 2010 yang lalu di Bali, kembali kopi arabika gayo memperoleh peringkat tertinggi saat cupping score. Sertifikasi dan prestasi tersebut kian memantapkan posisi kopi gayo sebagai kopi organik terbaik dunia.

Kopi Gayo memiliki ras khas, yaitu rasa pahit yang tidak tertinggal dilidah, bahkan rasa pahit nyaris tidak terasa pada kopi ini. Kopi gayo mempunyai aroma yang harum, dengan rasanya yang gurih, dan tanpa rasa pahit yang berlebihan. Bahkan kopi gayo disinyalir menyamai cita rasa kopi Blue Mountain yang berasal dari Jamaika. Ciri khas kopi ini adalah cara tanamnya dengan menggunakan sistem organik.

Kopi Kintamani

kopi kintamani - wartawanita.com

Kopi ini dihasilkan dari tanaman kopi arabika yang ditanam didataran tinggi kintamani dengan ketinggian diatas 900 mdpl. Kawasan Kintamani berada dilereng gunung berapi yang mempunyai jenis tanah Entisel dan Inceptisol (Regusol). Kawasan ini memiliki udara yang dingin dan kering dengan curah hujan yang banyak selama 6 – 7 bulan musim hujan.

Tanaman-tanaman kopi arabika terbentuk dari varietas-varietas terseleksi. Pohon kopi ditanam dibawah pohon penaung dan dikombinasikan dengan tanaman lain dan dikelola serta diberi pupuk organik. Kopi ini memiliki citarasa yang sensual yakni aroma citrus dengan tingkat keasaman yang rendah, sehingga banyak diminati oleh konsumen Internasional.

Biji kopinya dipetik secara manual dan dipilih dengan cara seksama dengan persentase buah merahnya 95%. Biji kopi merah selanjutnya diolah secara basah, dengan fermentasi selama 12 jam atau 36 jam serta dikeringkan secara alami dengan cara dijemur. Teknik olah yang dikembangkan oleh petani Kintamani bisa mewujudkan potensi mutu wisata kawasan Kintamani.

Karakteristik kopi Kintamani Bali, biji kopi dan citarasanya telah diteliti secara mendalam sejak tahun 2003. Pada tahun 2003 – 2004 dan 2006 telah diambil ratusan sample yang dianalisis oleh para ahli kopi di PPKKI, Jember dan Cirad, Montpelllier – Perancis. Penelitian ini menghasilkan data-data yang konsisten berkenaan dengan ukuran biji kopi dan citrarasanya. Bila dinilai dari segi rasanya, kopi Kintamani memiliki rasa unik yaitu rasa buah-buahan yang asam dan segar, karena pengaruh dari sistem tumpang sari tadi. Selain itu rasa kopi ini memiliki cita rasa yang lembut dan tidak berat dan diproses melalui proses biji kopi basah atau wet processed.

Kopi Toraja

kopi toraja - wartawanita.com

Tahun 2012 lalu, single origin dari Toraja Sapan pernah mendapat nilai cupping tertinggi pada acara Lelang Kopi Asosiasi Kopi Spesial yang diadakan di Surabaya. Bisa ditebak, setelahnya kopi ini pun segera meroket pamornya serta mensejajari popularitas kopi Gayo yang sudah lebih dulu naik daun. Kopi ini pada akhirnya ikut menambah satu lagi perbendaharaan single origin terbaik dari Indonesia.

Ada dua jenis kopi Toraja yaitu Toraja Robusta dan Toraja Arabika. Kedua jenis kopi ini memiliki kandungan asam yang cukup rendah, perbedaan kedua jenis ini terdapat pada kandungan kafein yang terkandung pada masing-masing jenis kopi ini. Kopi Toraja memiliki ciri khas yang berbeda dengan jenis kopi lainnya dipasaran. Kopi ini memiliki rasa yang unik dan khas, ada unsur rasa tanah pada kopi ini. Sensasi rasa pahit kopi ini langsung hilang sesaat ketika diminum pertama kali, sehingga tidak meninggalkan rasa pahit. Jika ingin menikmati kopi ini disarankan untuk cara penyajiannya sama dengan menyajikan kopi tubruk.

Kopi Wamena

kopi wamena - wartawanita.com

Kopi Arabika Wamena merupakan salah satu kopi produk Indonesia yang sudah mulai dikenal di seluruh Indonesia dan manca negara. Kopi Arabika Wamena tumbuh di lembah Baliem pegunungan Jayawijaya, Wamena, tanpa menggunakan pupuk kimia, sehingga kopi Arabika Wamena merupakan kopi organik karena tumbuh subur secara alami. Para petani kopi dibina langsung oleh Pemerintah Daerah dari Dinas Perkebunan dan Tanaman Pangan Wamena dan juga dibantu oleh Amarta dari Amerika untuk mengolah hasil panen kopi mereka.

Sejak Tahun 2008, kopi Arabika Wamena telah diekspor ke Amerika Serikat sampai sekarang. Pemerintah Daerah terus memperkenalkan kopi Arabika Wamena Papua dengan mengikuti  pameran hasil pertanian di berbagai kesempatan pameran di Indonesia, khususnya di Jakarta. Guna mendukung pemerintah dalam rangka memperkenalkan Kopi Arabika Wamena Papua ke seluruh Indonesia, maka penduduk kota Wamena turut memasarkan Kopi Arabika Wamena dengan harapan kopi ini dapat dinikmati oleh masyarakat pencinta dan penikmat kopi di berbagai warung kopi atau pun cafe di seluruh Indonesia. Kopi ini memiliki tekstur tekstur yang ringan, minim ampas, harum dan tidak asam.

Ternyata kopi dalam negeri tidak kalah nikmatnya dengan kopi dari luar negeri ya.

LADIES MUST READ

Tags:
2 shares
                            205 Views