awet2

4 Bahan Pengawet Makanan Aman

Wartawanita.com – Belakangan ini sering beredar berita tentang makanan yang menggunakan bahan pengawet kimia. Bahan pengawet makanan kimia sebetulnya dapat membawa efek buruk bagi kesehatan. Memang pengawet makanan dibutuhkan untuk memperpanjang usia makanan dan mencegah kontaminasi mikroba yang dapat membuat makanan menjadi cepat rusak atau busuk. Tanpa harus menggunakan bahan kimia sebetulnya ada 4 bahan pengawet makanan yang sangat aman, yaitu :

Garam

Garam adalah salah satu pengawet makanan tertua di dunia. Bahan dapur ini telah dimanfaatkan sejak jaman dahulu untuk mengawetkan daging dan ikan. Produk yang diaplikasikan garam umumnya memiliki kondisi yang baik bahkan selama beberapa tahun. Seiring kemajuan jaman, tidak semua makanan saat ini harus disimpan dan diawetkan selama bertahun-tahun. Biasanya cukup setidaknya 1 – 2 bulan saja sambil dikonsumsi. Garam dapat mengawetkan makanan dengan cara mengdehidrasi makanan sehingga mikroba tidak hadir dalam makanan. Garam membuat makanan tetap kering sehingga mencegah pertumbuhan jamur dan ragi.

BACA JUGA:  Tips Staycation Tetap Asyik

Gula

Gula juga dapat menghilangkan kelembaban makanan. Bahan yang terasa manis ini juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan mikroba lainnya yang berkontrobusi terhadap dekomposisi. Gula ini dikenal sebagai pengawet selama ribuan tahun. Orang-orang Mesir kuno bahkan mengawetkan makanan dalam toples madu. Makanan yang biasanya diawetkan dengan gula ini memang rasanya manis, dimasak dengan gula sampai mengkristal. Namun ternyata memang usia konsumsinya jadi lebih panjang.

(Baca juga: Trik Menyimpan Keju)

Ekstrak Rosemary 

Belum banyak orang Indonesia yang mengenal rosemary. Namun ekstraknya sangat berguna untuk mengawetkan makanan secara alami. Sudah ratusan tahun ekstrak rosemary ini digunakan untuk memberikan aroma makanan yang harum dan enak. Caranya adalah dengan menyuling ekstrak rosemary dan membiarkan antioksidan di dalamnya serta melindungi rasa dan penampilannya. Cara ini juga mencegah oksidasi dan dekomposisi makanan.

Cuka

Cairan ini mengandung sekitar 5 persen asam asetat. Cuka dapat membunuh bakteri dan mikro organisme lain. Biasanya cuka dipergunakan untuk mencuci ayam, daging atau ikan, sehingga masa simpannya di dalam lemari es juga lebih lama.

BACA JUGA:  5 Tips Cepat Hindari Tipuan Beras Oplosan

Gula Merah

Fungsinya hampir mirip dengan gula putih. Gula merah dapat dijadikan salah satu bahan yang dipergunakan untuk mengawetkan makanan.

Kunyit

Bumbu dapur berwarna kuning segar ini selain berfungsi sebagai pewarna makanan alami juga berfungsi sebagai pengawet. Dengan penggunaan kunyit, tahu atau nasi kuning menjadi tidak cepat basi.

Kulit Kayu Manis

Kulit kayu manis merupakan kulit kayu yang berfungsi sebagai pengawet karena banyak mengandung asam benzoat. Selain itu, kayu manis juga berfungsi sebagai pemanis dan pemberi aroma alami pada makanan.

Cengkeh

Cengkih merupakan pengawet alami yang dihasilkan dari bunga tanaman cengkeh. Selain sebagai pengawet, cengkeh juga berfungsi sebagai penambah aroma.

Manfaatkanlah bahan-bahan diatas untuk mengawetkan makanan. Sebisa hindari pengawet makanan berbahan kimia.

Kode unik: KLIK di sini

LADIES MUST READ

Tags:
1 shares
                            109 Views