asi3

15 Fakta Tentang Payudara

15 Fakta Tentang PayudaraWartawanita.com – Payudara merupakan aset berharga wanita. Tetapi banyak berita beredar tentang payudara yang salah. Ternyata banyak fakta salah yang beredar tentang payudara sehingga membuat sebagian wanita menjadi ‘paranoid’ dalam menjaga kesehatan payudaranya.

Ini dia 15 fakta tentang payudara, yaitu :

Menyusui Tidak Membuat Payudara Kendur

Pada saat hamil ada perubahan hormon kewanitaan yang menimbulkan perubahan pada anatomi tubuh. Salah satunya, payudara menjadi membesar untuk persiapan menyusui. Begitu juga ketika melahirkan, payudara akan membesar karena memproduksi ASI. Namun setelah bayi disapih, payudara akan mengecil sesuai keadaan normal atau pada saat sebelum hamil.

Obesitas Tidak Merusak Payudara

Anatomi payudara terdiri dari jaringan dan lemak. Otomatis bagi wanita gemuk / obesitas kadar lemak dalam tubuhnya banyak sehingga jaringan lemak pada payudaranya juga membesar.

Diet Ketat Dapat Membuat Payudara Berubah

Saat melakukan diet, lemak dalam tubuh akan terbakar. Begitu juga lemak dalam payudara yang akan ikut terbakar. Akibatnya payudara pun ikut mengecil karena masa lemaknya terbakar karena diet.

(Baca juga: Sesuaikan Warna Lipstik Dengan Bibirmu)

Olahraga  Tidak Akan Membuat Payudara Kendur

Payudara dibentuk oleh jaringan ikat, ligament, dan jaringan lemak. Tingkat kepadatannya tergantung kulit dan kelenjar mammary. Keduanya cenderung menurun seiring usia. Dengan olahraga yang berkaitan dengan dada, otot pectoral akan terlatih sehingga berpengaruh pada kepadatan payudara. Terutama jika sering melakukan olahraga.

Bertambahnya Usia, Bentuk Payudara Tidak Bagus Lagi

Perubahan terjadi tidak hanya pada payudara.  Seiring bertambahnya usia bagian tubuh lain pun akan mengalami hal yang sama. Karena massa sel dan otot tidak akan sekencang saat usia muda. Sama halnya dengan kulit wajah, makin bertambahnya usia, tidak sekencang pada saat muda. Tapi bukan berarti kendur. Dengan berolahraga, payudara bisa lebih kecang dibanding mereka yang tidak berolah raga.

Bra Bukan Pemicu Kanker Payudara

Pada pemakaian bra berkawat yang terlalu pas sampai menimbulkan sakit, membuat payudara kebendung dan memicu munculnya benjolan. Tetapi tidak setiap benjolan adalah kanker. Pemeriksaan secara mendalam yang dapat menjawabnya.

Tidur Tanpa Bra Tidak Memengaruhi Bentuk Payudara

Tidur tanpa mengenakan bra tidak menjadi masalah dan tidak berpengaruh pada bentuk payudara. Justru hal ini dapat melancarkan peredaran darah, pori-pori lebih terbuka, lebih nyaman, dan relaks. Memakai bra pada saat tidur, justru membuat ada bagian yang kebendung.

Payudara Besar Bukan Berarti Rentan Terkena Kanker

Payudara yang besar memiliki kadar lemak yang tinggi. Kecuali kalau payudaranya besar karena disuntik silikon. Setiap benda asing yang ada di dalam tubuh entah itu disuntik atau dipasang akan berpotensi menimbulkan infeksi dan kanker. Kode unik: KLIK di sini

Ukuran Payudara Bagian Kanan dan Kiri Sama

Sebenarnya payudara mempunyai ukuran yang hampir semetris. Hanya saja untuk ibu yang menyusui menjadi berbeda tergantung isapan bayi. Semakin payudara aktif diisap bayi, maka produksi ASI akan makin banyak. Perbedaan ukuran terjadi, misalnya payudara sebelah kanan lebih sering disusui karena posisi gendongnya lebih nyaman. Akibatnya, ASI nya lebih banyak dan lebih bengkak. Sementara bagian kiri hanya dipompa saja tidak diisap. Jadi, bayi harus mengisap bergantian payudara kanan dan kiri agar bentuknya simetris.

Kebanyakan Wanita Salah Memilih Bra

Terkadang wanita yang mempunyai ukuran payudaranya kecil ingin terlihat besar akhirnya memakai bra ukuran besar dan sebaliknya, memakai bra ukuran kecil agar payudara terlihat penuh. Jika bra kekecilan, otomatis payudara akan terbendung sehingga menimbulkan rasa sakit atau muncul benjolan. Pakailah bra sesuai ukuran lingkar dada dan pilih bentuk cup yang sesuai. Tentu juga harus bisa menyanggah payudara. Bra yang dipakai tidak boleh kekecilan atau kelonggaran. Sama halnya memakai sepatu, jika kekecilan akan lecet, kebesaran juga tidak akan enak dipakainya.

Jumlah ASI Bukan Bergantung Pada Besarnya Payudara

Setiap ibu hamil otomatis payudaranya akan membesar dan siap memproduksi ASI. Begitu juga jika payudaranya kecil tetap bisa memproduksi ASI. Makin diisap si bayi, maka makin banyak ASI-nya.

Cairan Saat Hamil Bukanlah ASI

Cairan yang keluar saat hamil bukanlah ASI, melainkan calon ASI. Kelenjar payudara yang membesar, otomatis akan mengeluarkan cairan calon ASI.

ASI Keluar Tidak Bergantung Pada Pijatan

Tidak ada pengaruhnya antara payudara dipijat atau tidak. Yang penting, saat bayi lahir harus langsung diberi ASI. Otomatis ASI keluar karena diisap bayi.

Apapun Bentuk dan Posisi Puting ASI Dapat Keluar

Apapun kondisi puting baik itu besar, pendek, rata, flat atau masuk ke dalam, bisa menyusui bayi. Menyusui itu tidak hanya dari puting saja tapi juga dari areola, yaitu lingkaran berwarna merah, hitam, atau cokelat yang mengelilingi  puting susu. Berarti posisi menyusui pun harus benar agar ASI keluar.

Merokok Bisa Menyebabkan Payudara Kendur

Pada sebuah studi yang dilakukan di Universitas Kentucky, Amerika Serikat, yang  menyimpulkan bahwa merokok dapat menurunkan produksi protein dalam kulit. Fungsi protein ini untuk menjaga kesehatan dan elastisitas kulit, jadi ketika produksi protein berkurang maka kulit akan menjadi kendur dan keriput, termasuk payudara.

Payudara juga dapat diartikan sebagai mahkotanya wanita juga selain rambut, jadi mulai sekarang rawat dan jagalah mahkota tersebut dengan baik dan benar.

(Baca juga: Ciri Khas Unik Lebaran di Indonesia)

Tags:
1 shares
                            357 Views